Saturday, November 30, 2013

Belajar PHP – Koneksi ke database dan membangun tabel di MySQL

Setiap penulisan kode PHP harus diawali dengan tag php <?php dan diakhiri dengan ?>
Inti dari setiap bahasa pemrograman adalah bagaimana mengolah variabel menjadi sebuah proses yang berfungsi sesuai dengan kebutuhan. Apa itu variabel? sebuah simbol yang dapat menyimpan nilai yang berubah-ubah, kebalikannya adalah konstanta, nilai yang ditampungnya tetap.

Contoh Variabel: X = 1, Y = 12, Z = 7
Contoh Konstanta:  (pi) Π = 3,14
ada PHP penulisan variabel di tandai dengan awalan dolar $ diikuti denganalphanumeric [a-z] dan [A-Z] atau bisa diikuti dengan underscore [_] lalu setelahnya baru boleh ada angka, ingat setelah $ tidak boleh ada spasi [ ]. Dan untuk satu blok kode diakhiri dengan semicolon [;]
Variabel sendiri bersifat case-sensitive artinya berbeda antara huruf kecil dan besar, $adan $A merupakan dua variabel yang berbeda.
Contoh kasus:
<?php
$var = 10; // betul
$vAR = 20; // betul
$_var = 'PHP itu mudah'; // betul
$var1 = 25; // betul
$ var = 30; // salah
$1var = 35; // salah
$var dua = 40; // salah
?>
Oke kita mulai, pertama-tama kita lakukan inisialisasi variabel-variabel yang akan kita gunakan, sebaiknya variabel ini disimpan pada file terpisah, namun untuk kesederhanaan kode saya tulis dalam satu file.
$server = 'localhost'; // nama/alamat IP server MySQL
$user_db = 'root'; // username di MySQL
$password_db = ''; // password dari username
$nama_db = 'bukutamu'; // nama database
$nama_tabel1 = 'USER_NYA'; // nama tabel pengguna
$nama_tabel2 = 'PESAN'; // nama tabel pesan
Dalam melakukan koneksi database ke MySQL ada tiga parameter yang kita butuhkan, nama server, username dan password. Nilai dari variabel $server mewakili nama server MySQL secara umum bisa dipastikan nama server MySQL adalah 'localhost' (diapit tanda kutip karena nilainya bertipe string).
Sesuaikan nilai $user_db dan $password_db dengan username dan password MySQL anda, ganti 'root' dengan username yang terdaftar di MySQL.
Setelah koneksi berhasil dilakukan kita akan memilih satu database yang ada, karena dalam mesin MySQL sangat mungkin terdapat banyak database. Kita akan memilih salah satu dengan menggunakan nama dari database tersebut. Disini kita akan memilih database dengan nama 'bukutamu'.
Database menyimpan tabel-tabel yang terstruktur sesuai dengan relasinya.
Dua variabel terakhir kita butuhkan dalam proses penciptaan tabel didalam database yang telah kita pilih.
Sekarang kita lakukan koneksi ke MySQL menggunakan variabel $server$user_dbdan $password_db
/*-------------------------------BUAT DB--------------------------------
/*Buka koneksi*/
mysql_connect( $server, $user_db, $password_db ) or die( mysql_error() );
 /*Masukan query u/ menciptakan db kl blun ada*/
mysql_query( 'create database if not exists ' . $nama_db ) or die( mysql_error() );
 echo '
Database dengan nama <strong><em>' . $nama_db . '</em></strong> telah tercipta
 
';

Fungsi mysql_connect() adalah membuka koneksi ke MySQL dengan menggunakan parameter-parameter didalamnya. Sedangkan die() berguna untuk menghentikan eksekusi kode jika koneksi gagal sekaligus menampilkan error dari MySQL dengan fungsi mysql_error() didalamnya. Kata kunci or memberikan pilihan terhadap kondisi mana yang memiliki nilai TRUE maka ia yang akan di jalankan, logika sederhananya “jika tidak terhubung ( mysql_connect() ) berhenti dan tampilkan error ( die( mysql_error() ))”.
Jika tidak ada error maka yang akan dijalankan adalah blok kode :
mysql_query( 'create database if not exists ' . $nama_db )
or die( mysql_error() );
Fungsi mysql_query() bertugas mengirimkan perintah ke MySQL dalam format SQL (Structured Query Language). perintah SQL 'create database if not exists ' . $nama_db berarti buat database jika memang belum ada dengan nama $nama_db, maka database dengan nama 'bukutamu' yang akan tercipta. Jika database dengan nama'bukutamu' telah ada maka blok ini akan di lewat tanpa ada error.
echo digunakan untuk menampilkan output pada browser berupa Database dengan nama bukutamu telah tercipta
Database telah tercipta, sekarang kita harus memilihnya dan mengisi dengan tabel-tabel yang kita butuhkan.
/*--------------------------------BUAT TABEL--------------------------
/*Pilih db yang mau di handle*/
mysql_select_db( $nama_db );
 
/*hapus kl ada tabel USER_NYA*/
$query = "drop table if exists $nama_tabel1";
$result = mysql_query( $query );
if( !$result ) { die( mysql_error() ); }
 
/*Buat tabel USER_NYA*/
$query = "create table $nama_tabel1(";
$query .='USER_ID varchar(255) not null,';
$query .='PASS varchar(255) not null,';
$query .='primary key(USER_ID)';
$query .=')';
$result = mysql_query( $query );
if( !$result ) { die( mysql_error() ); }
echo "
* Tabel dengan nama <strong><em>$nama_tabel1</em></strong> telah tercipta
 
";

/*hapus kl ada tabel PESAN*/
$query = "drop table if exists $nama_tabel2";
$result = mysql_query( $query );
if( !$result ) { die( mysql_error() ); }
 
/*Buat tabel PESAN*/
$query = "create table $nama_tabel2(";
$query .='KD int(4) not null auto_increment,';
$query .='NAMA varchar(255) not null,';
$query .='PESAN text not null,';
$query .='primary key(KD)';
$query .=')';
$result = mysql_query( $query );
if( !$result ) { die( mysql_error() ); }
echo "

* Tabel dengan nama <strong><em>$nama_tabel2</em></strong> telah tercipta
 
";
?>


Disini kita lihat beberapa syntax baru, mysql_select_db() berfungsi untuk memilih database bukutamu yang telah kita buat sebelumnya.  Sisanya berfungsi untuk menciptakan tabel, karena nama tabel harus unique sehingga saya tambahkan kode untuk menghapus sebelum menciptakan tabel tersebut.

No comments:

Post a Comment